IPB Sabet Tingkat Nasional dalam Lima Kategori Berprestasi
Kamis, 22 Juli 2010Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menyabet juara dalam  lima kategori yang dilombakan Kementrian Pendidikan Nasional. Lima kategori tersebut antara lain : (1) juara II dosen berprestasi tingkat nasional tahun 2010, drh.Rizal M.Damanik, M.Rep.Sc, Ph.D; (2) juara III ketua program studi berprestasi tingkat nasional tahun 2010, Dr.Ir.Dadang,M.Sc; (3)  juara I tenaga administrasi akademik berprestasi tingkat nasional tahun 2010; (4) juara I pengelola keuangan berprestasi tingkat nasional tahun 2010, Fery Swandayana,A.Md; dan (5) juara II laboran berprestasi tingkat nasional tahun 2010, Rini Purnawati, B.Sc, S.TP, M.Si. Di kategori arsiparis IPB  mendapatkan juara harapan II arsiparis berprestasi tingkat nasional atas nama Satriyadi.  Sementara dalam kategori pustawakan IPB mengirimkan Ir.Rita Komalasari.  Pustakawan IPB ini belum berhasil menyabet juara tingkat nasional.

“Proses seleksi telah lakukan di tingkat IPB sejak  bulan Maret. Kami menyeleksi berdasarkan kriteria dan persyaratan masing-masing kategori,” ungkap Direktur Sumber Daya Manusia, Erlin Trisulianti, S.TP, M.Si. Masing-masing unit kerja di IPB mengirimkan satu orang perwakilannya, selanjutnya dilakukan seleksi meliputi portofolio,tes psikologi dan wawancara.

Khusus, untuk proses seleksi   dosen berprestasi lebih ketat lagi. Seorang dosen dinilai  dari  karya prestasinya di bidang pendidikan dan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.”Berbeda dengan konsep pemilihan dosen teladan, dosen berprestasi harus benar-benar berprestasi dibidang penelitian. Dosen tersebut harus mempunyai prestasi publikasi karya ilmiah di tingkat nasional maupun internasional,” papar Erlin,M.Si.

Lomba pemilihan pegawai berprestasi di setiap kategori merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas prestasi kinerja yang dilakukan selama ini. Menurut Erlin, M.Si hal terpenting dari proses seleksi ini adalah adanya sharing knowledge yang terjadi diantara 30 peserta khususnya pegawai tenaga kependidikan dari perguruan tinggi seluruh Indonesia. Setiap tenaga kependidikan mempunyai ide kreatif dalam meningkatkan layanan mutu akademik dan administrasi di masing-masing tempatnya bekerja. “Bayangkan jika setiap orang mempunyai ide kreatif untuk membenahi mutu pelayanannya, maka mereka akan memperoleh 30  cara  kreatif yang dapat diimplementasikan di setiap perguruan tinggi sekembalinya mereka nanti,” tandas yang juga salah satu dewan juri dalam seleksi kategori tenaga kependidikan berprestasi.

Meski tidak dilombakan di tingkat nasional, IPB menambah dua kategori pemilihan pegawai berprestasi untuk kategori Unit Keamanan Kampus (UKK) atau satpam, dan administrasi umum. Di tingkat IPB, juara I satpam dan juara I administrasi umum ialah Indra Gunawan  dan Erma Rahmawati, SE. “ Di masa yang akan datang kami berencana menambah satu kategori lagi yakni kehumasan,” kata Erlin, M.Si. (ris)